BETA
3 Kunci Menjadi Atau Melatih Konselor yang Baik
Sumber: artikel_c3i
Id Topik: 7947

Ada kebutuhan besar untuk memberikan konseling yang berpusat pada Kristus dalam dunia kita. Pada beberapa titik, hal tersebut membutuhkan pelatihan. Berikut ini adalah tiga kunci untuk melatih konselor atau tiga kunci untuk membantu Anda mengambil langkah besar pertumbuhan dalam konseling Anda.

1. Membunuh kebanggaan Anda ... semuanya.

Mari kita menghadapinya. Anda (konselor) adalah orang yang paling penting dalam ruang konseling. Roh Kudus ada di sana ... dan hal seperti itu merupakan hal yang benar-benar baik. Konseli Anda ada di sana ... dan itu hal yang baik juga. Lagi pula, itu adalah hidup mereka. Lalu, ada Anda.

Bagi banyak konselor, mereka melihat diri mereka sebagai solusinya. Mereka adalah ahli yang mahakuasa. Mereka adalah orang-orang yang memiliki apa yang dibutuhkan konseli. Pada kenyataannya, Roh Kudus adalah Sang Ahli dan Dia tahu apa yang dibutuhkan konseli Anda. Para konselor seperti itu, yang berpikir besar tentang diri mereka, meminimalkan peran penting Roh pada saat yang sama.

Saya ingin menyampaikan bahwa konselor adalah alat di tangan Tuhan kita yang besar dan indah. Tidak lebih ... tidak kurang.

Jadi, jika Anda sedang berusaha untuk bertumbuh dalam keterampilan konseling ataupun sedang melatih orang lain, silakan bunuh kebanggaan Anda. Layanilah dengan sukacita, bertambahlah dalam keterampilan dan kebijaksanaan, tetapi tembaklah setiap pertanda kebanggaan yang mengalir dengan deras dalam hati Anda.

Yakobus 4:6 (AYT) mengatakan bahwa Allah menentang orang yang sombong, tetapi memberikan anugerah kepada orang yang rendah hati.

2. Tekankan Kristus ... dalam setiap sesi.

Yesus adalah Raja, Yesus adalah Yahweh, Yesus adalah Penasihat yang Agung, Yesus adalah Penyelamat, Yesus adalah Imam Besar, dan Yesus adalah Kepala Jemaat. Perlukah saya melanjutkan? Yesus adalah ... semuanya! Jadi, setiap sesi konseling dalam beberapa titik harus menekankan Yesus. Konseli Anda yang berjalan dengan Penyelamat mereka merupakan komponen penting dari proses konseling. Jadi, berbicaralah mengenai Yesus dengan sering.

Menekankan Kristus dalam sesi dapat berupa dalam banyak bentuk. Berikut adalah beberapa di antaranya:

  • Hal itu dapat berupa panggilan kepada seseorang untuk bertobat karena karya Yesus yang paripurna.
  • Hal itu dapat berupa mengaku dosa kepada Tuhan dengan mengetahui bahwa Kristus akan mengampuni mereka dan membersihkan mereka.
  • Hal itu dapat berupa membantu mereka dalam penderitaan dengan bersandar dalam Kristus dan menerima bantuan (seperti yang dijelaskan dalam Ibrani 4:14-16).

Terlepas dari situasi yang khusus, konseli Anda harus melihat keadaan mereka di dalam terang pribadi dan karya Yesus. Untuk beberapa alasan atau banyak alasan, konseli Anda belum mampu membuat kaitan-kaitan tersebut hanya melalui kebaktian.

3. Ingatlah bahwa membicarakan tentang Kristus dan berfokus pada Firman tidak akan mengacaukan mereka.

Ketika kita, para konselor, baru memulai atau ketika kita berurusan dengan situasi yang belum pernah kita lihat sebelumnya, kadang-kadang kita terintimidasi. Kita tidak tahu harus mengatakan apa. Kita tidak memiliki gambaran yang jelas dalam pikiran kita tentang apa yang harus dilakukan pada setiap langkah di sepanjang perjalanan.

Sementara perasaan ini menyebabkan kita harus bertanya kepada konselor lain, membaca materi tambahan, atau penelitian lebih lanjut, harap ingat bahwa mereka datang dalam konseling karena mereka sedang berjuang.

Membicarakan Yesus kepada mereka dan berfokus pada firman Tuhan tidak akan membuat masalah menjadi lebih buruk. Membantu mereka melihat bagaimana Tuhan bekerja dalam kehidupan mereka akan berguna bagi mereka, bahkan jika Anda perlu melakukan beberapa pembelajaran tambahan untuk berada di posisi yang terbaik untuk menolong mereka.

Jadi, bagaimana Anda bertumbuh sebagai seorang konselor atau melatih konselor lainnya.

  • Membantu mereka untuk membunuh kebanggaan mereka.
  • Membantu mereka untuk menekankan Kristus dalam setiap sesi.
  • Membantu mereka memiliki keyakinan bahwa membicarakan tentang Yesus dan tentang firman-Nya tidak akan membuat masalah menjadi lebih buruk, bahkan jika Anda harus banyak belajar dan mencari untuk melakukannya. (t/N. Risanti)

Diterjemahkan dari:

Nama situs: Faith Lafayette
Alamat URL: http://blogs.faithlafayette.org/counseling/2011/05/3-keys-to-becoming-or-training-good-counselors/
Judul asli artikel: 3 Keys to Becoming or Training Good Counselors
Penulis artikel: Rob Green
Tanggal akses: 13 Januari 2016