BETA

Index Topik

Yesaya

Yesaya

Yesaya
Sumber: haag
Id Topik: 5670

Yesaya. (Bhs. Ibr.: Yahwe Adalah Penyelamat).

  1. (I). Ia adalah yang pertama dari antara para nabi besar. Putera Amos yang tidak dikenal. Pada tahun 738, yaitu tahun raja Azarya meninggal, ia terpanggil menjadi nabi (2Taw 6:1). Nama-nama simbolik para puteranya ("suatu sisa berbalik" dan "Segera merampok hasil tergesa-gesa") dimaksudkan menjadi tanda dan ajaran bagi Isr. (2Taw 8:18). Nampaknya ia berasal dari Yerusalem. Sekurang-kurangnya mengenai bahasa, lukisan dan contoh-contoh ajarannya membuat orang memikirkan suatu lingkungan kota (Lukisan tentang pakaian 2Taw 1:18; perhiasan \\2Taw 3:16-23*\\; nyanyian 2Taw 5:1). Pada saat kecilnya, keadaan sedang aman dan makmur (2Taw 2:7,16), sedangkan pada waktu ia dipanggil, timbul perubahan (2Taw 6:11). Ia langsung tampil pada saat sesudah Amos dan Hosea (sambutan ancaman lawan orang-orang Asyur). Ia memperjuangkan keadilan sosial seperti Mikha, rekan sezamannya (Bdk.: Yes 2:2-3; 7:14; 11:1 dengan \\Mi 4:1-2; 5:2*\\). Dalam tema utama pewartaannya tercerminlah zaman yang secara politis dipandang sangat penting bagi karya ~Y. Tema itu mengungkapkan masalah putusan Allah yang sudah berada di ambang pintu dan hanya suatu "sisa" belaka yang akan diselamatkan. Pada mereka akan terpenuhi janji Allah terhadap Daud. Pada saat Yerusalem dikepung (735 oleh Rezin dan Pekah, 701 oleh Sanherib), ~Y berupaya menguatkan semangat rakyat dan pemerintah (Yes 7:28-31,36-37). Mungkin sekali ia meninggal segera setelah tahun 701. Berita-berita Talmud tentang kematiannya selaku martir adalah sebuah cerita legendaris. -- Pada ~Y dipertalikan pekerjaan berikut:
    1. (1) Kitab Yesaya (Lihat II).
    2. (2) Kemartiran Yesaya, sebuah tulisan apokrif dari abad 1 sebelum Mas. Isinya mengisahkan 2Raj 21:1-18: ~Y ditangkap dan digergaji oleh Manasye. Tulisan itu menunjukkan suatu sikap menghormati para martir pada zaman Makabe.
    3. (3) Yesaya mekrad. Sebuah apokrif kristen. Barangkali ditulis pada abad 2. Mengungkapkan pengaruh-pengaruh Doketisme (Yes 11:8-10). Penting untuk ajaran mengenai malaekat dan Tritunggal.
    4. (4) Penglihatan Yesaya. Sebuah tambahan kristen pada (2). Memperbincangkan soal wafat dan kebangkitan Yesus, tentang pewartaan Injil dan kemunduran Gereja, tentang pengejaran oleh Antikristus dan tentang kekalahan antikristus oleh Yesus. Penetapan tanggal dari tulisan itu tidak jelas. Barangkali dalam abad 1 atau 2.
  2. (II). (KITAB) Yesaya.
    1. (1) Bentuk naskah. Ditinjau dari bahannya, kitab ~Y dapat dibagi menjadi dua bagian (1-35 dan 40-66). Kedua bagian itu dipisahkan satu sama lain oleh berita-berita tentang Hizkia (36-39). Hanya bab 1-35 dapat dikaitkan dengan nabi ~Y. Bab 40-66 digolongkan pada --> Deutero-Yesaya, Trito-~Y. Sebetulnya bab 1-35 juga tidak menunjukkan sebuah kesatuan yang satu dan utuh, melainkan merupakan sebuah kumpulan ucapan nabiah.
    2. (2) (KITAB) YESAYA.
    3. (1) Bentuk naskah. Sejarah yang mendahului terjadinya naskah itu sukar ditentukan. Kebanyakan nubuat berasal dari ~Y sendiri, seperti yang terbukti dari hubungan yang begitu erat dengan perang Asyur. Sudah dapat dipastikan, bahwa ada tambahan dan sisipan yang terjadi di waktu kemudian seperti Yes 13:1-14:23 (kehancuran Babilon), bab 24-27 (perihal Wahyu ~Y) dan bab 34-35, yang telah menuntut adanya pembuangan.
    4. (2) Perihal isi Kitab~Y. Sesudah prolog (Bab 1) dan nubuat-nubuat mengenai Sion (Yes 2:1-5:30) dimulailah bagian riwayat hidup ~Y (Yes 6:1-9:7) dan peristiwa penggaliannya. Inti dari bagian itu adalah nubuat-nubuat Emanuel. Selesai bagian itu, menyusullah nubuat ancaman melawan kerajaan utara dan melawan Asyur (Yes 9:7-10:34) dan sebuah janji Mesiah-Daud (Yes 11:1-12:6). Ancaman terhadap berbagai bangsa dan terhadap Yerusalem (Yes 13:1-23:18). Lukisan tentang sebuah kehancuran total (Yes 24:1-27:13) yang ditutup dengan ungkapan celaka terhadap Yehuda dan Yerusalem (Yes 28:1-31:9) serta janji tentang kehormatan yang tetap (Yes 32:1-35:10).
    5. (3) Theologi. Di dalam penglihatan perihal panggilan (6) ~Y mengalami ke-maha-kuasaan dan ke-maha-kudusan Yahwe. Ia suka melukiskan ke-mahakuasaan itu dalam hubungan dengan ciptaannya. Ia lebih senang memanggil Tuhan "Yahwe Bala tentara" (Yhwh sebaot Yes 1:9,24 dbtl) atau juga "Yang Mahakuat (pelindung) Israel" (Yes 1:24), yang di dalam kekuatannya dapat melemahkan pohon-pohon cemara Libanon dan pohon-pohon terbantin Basyan (Yes 2:13). Yahwe itu terutama adalah Tuhan atas bangsa-bangsa. Beliau memerintahkan mereka, menggunakan mereka sebagai alatnya untuk melaksanakan kehendakNya. Beliau juga membuang mereka dan meremukkan mereka, apabila mereka tidak lagi diperlukan (Yes 2:7,18-20; 10:5-19; 30:31-35). Meninjau rencana sejarah Allah yang bertujuan pengudusan Isr., maka dari pihak manusia hanya diperlukan iman tanpa syarat (Yes 7:9; 30:15). Pengudusan itu masih mengandung arah-tujuan negatip (putusan hakim), yang bukan hanya ditujukan kepada bangsa-bangsa (dipertentangkan apakah itu berasal dari ~Y, tetapi amsal-amsal ancaman lawan bangsa-bangsa mengambil tempat luas sekali pada ~Y), tetapi juga pada Isr. yang berdosa (Yes 1:2 dst; Yes 6:11-13; 7:16-24 dll.). Tujuan positif dari pengudusan adalah pembentukan sebuah kerajaan yang terang dan damai di dalam kerajaan rumah Daud (Yes 8:23-9:6). Orang telah salah mengakukan pada ~Y nubuat-nubuat penyelamat dalam buku ~Y yang berasal dari waktu kemudian. Tambah lagi ancaman Yes 7:14 ditangkap secara salah sebagai kata penyelamatan, sehingga sifat keselamatan dari nubuat-nubuat ~Y kebanyakan dinilai terlalu tinggi.