BETA

Index Topik

GULUNGAN LAUT MATI

GULUNGAN LAUT MATI

GULUNGAN LAUT MATI
Sumber: browning
Id Topik: 541

Naskah-naskahyang pertama kali ditemukan secara tidaksengaja pada 1947 di sebelah berat Laut Mati, termasuk wilayah Yordania. Orang Israel telah menduduki Tepi Barat, tempat komunitas biarawan Yahudi didirikan di dekat *Qumran, pada abad pertama sM dan M. Anggota-anggotanya mungkin kaum *Eseni atau sekte Eseni yang telah terpisah dari lembaga utamanya (meskipun juga diduga bahwa mereka adalah kaum *Zelotes). Terdapat disiplin ketat mengenai selibat dan *asketisme, dengan upacara-upacara *penyucian menggunakan air yang kerap kali dilakukan. Pemimpin komunitas ini dikenal sebagai *Guru Kebenaran, yang menulis garis besar pokok-pokok ketidaksepakatan kepada imam di Yerusalem. Selama pertempuran Yahudi pada 66-70 M, sekte ini dibinasakan, namun sebelumnya perpustakaan mereka disembunyikan di gua-gua di dekatnya. (Ada minoritas sarjana yang meragukan hubungan antara komunitas ini dengan Gulungan itu dan mereka percaya gulungan-gulungan itu disimpan oleh suatu kelompok dari Yerusalem di dalam gua-gua itu.) *Dokumen Damsyik yang dihubungkan dengan *Gulungan Qumran ditemukan di Kairo pada 1896, namun baru sejak 1949, secara sistematik gua-gua itu diteliti. Sejumlah besar gulungan telah diambil oleh sebuah tim ahli untuk diselamatkan dan digabungkan. Banyak yang telah diterbitkan dan banyak fotokopi bahan-bahan yang masih sedang diterbitkan secara resmi tersebut telah tersebar luas, misalnya ke perpustakaan Huntington di California, USA.

Situs biara tersebut telah diekskavasi dan ciri-ciri di dalamnya berhubungan dengan pengajaran sekte seperti sudah diketahui dari gulungan-gulungan itu. Gulungan-gulungan Ibrani (sebagian besar terbuat dari kulit, beberapa dari papirus, perkamen, atau kayu, satu di antaranya dari tembaga) 1000 tahun lebih tua daripada manuskrip-manuskrip tertua yang masih ada sebelum itu, dan sangat berharga, bukan hanya sebagai pembanding naskah Ibrani *Masoret, namun karena naskah-naskah itu menerangkan bagian-bagian tertentu dari sejarah Yahudi dan pemikiran Yahudi abad pertama. Terdapat begitu besar kesejajaran linguistik dan doktriner dengan PB (mis. gagasan bait sebagai komunitas manusia), terutama dengan Injil Yohanes (mis. pertentangan antara *terang dan *gelap). Beberapa sarjana bahkan menduga bahwa Yohanes Pembaptis menghabiskan tahun-tahun awalnya bersama komunitas Qumran (a.l. berdasarkan Luk. 1:80), namun perbedaan antara kepercayaan Qumran dengan jemaat perdana cukup signifikan (mis. komunitas Qumran mempercayai adanya dua Mesias).

Agaknya, kontroversi berlanjut dalam dunia ilmu pengetahuan, misalnya tentang hubungan yang tepat antara Qumran dengan kekristenan. Namun, pasti bahwa gagasan-gagasan PB yang pernah dianggap Helenistik kini dapat ditunjukkan berasal dari pemikiran Yahudi.

Sistem identifikasi gulungan-gulungan dalam bibliografi telah ditetapkan dengan cara pertama-tama memberinya nomor menurut urutan penyelidikan gua-gua tersebut. Jadi, 1Q mengindikasikan manuskrip-manuskrip yang ditemukan dalam gua pertama, kemudian kode ini diikuti pertama-tama dengan huruf Ibrani pertama dari setiap naskah; 1QS adalah Aturan Komunitas. Pesher berarti komentar, sehingga 1QpHab menunjukkan komentar-komentar komunitas itu atas kitab PL Habakuk, dan 4QpPs37 adalah komentar atas Mzm. 37. Gulungan tembaga (yang oleh beberapa orang meyakininya tidak berhubungan dengan Qumran) diberi siglum (tanda) 3Q15. Surat utama kepada Yerusalem, yang lama akan menjadi bahan pembicaraan hangat, ditandai dengan 4QMMT. Sarah satu penemuan mengejutkan, yang terjadi pada pembukaan gua keenam, adalah sebuah manuskrip yang berisi naskah yang sama seperti manuskrip Abad Pertengahan yang ditemukan di Kairo pada 1896, dan diterbitkan pada 1910, ditulis di *Damsyik dan disebut karya orang *Zadok. Ini diberi simbol CD dan menggambarkan aturan-aturan komunitas (Dokumen *Damsyik). Sebagian besar gulungan tersebut merupakan naskah-naskah Alkitab dan tafsiran atas kitab-kitab PL, namun tulisan-tulisan tak kanonik (di antaranya Kitab Yubelium dan sebagian besar Henokh) juga termasuk di dalamnya, bersama dengan bermacam-macam naskah mesianik, pseudepigraf profetis, kalender, perjanjian-perjanjian, dokumen-dokumen resmi, kidung pujian dan naskah-naskah magis. Gulungan terbesar, yaitu gulungan Bait Allah, menuliskan ulang dalam bentuk revisi hukum-hukum *Pentateukhh